Sering kali kita di bingung kan dengan cara dakwah bagaimana menyikapi pemerintah _fajir_, dan nyaris nya kita hampir fanatik untuk turun ke jalan.
kita sebagai warga nahdhiyin yg mengikuti cara berdakwah guru² kita harus tau bagaimana cara menyikapi pemimpin kalau seumpama pemimpin terserbut _fajir_ (dholim).
ada hadist di kutib dari kitab faidul qodir hal 1012 juz 8 :
(ﻻ ﺗﺴﺒﻮا اﻷﺋﻤﺔ) اﻹﻣﺎﻡ اﻷﻋﻈﻢ ﻭﻧﻮاﺑﻪ ﻭﺇﻥ ﺟﺎﺭﻭا (ﻭاﺩﻋﻮا اﻟﻠﻪ ﻟﻬﻢ ﺑﺎﻟﺼﻼﺡ ﻓﺈﻥ ﺻﻼﺣﻬﻢ ﻟﻜﻢ ﺻﻼﺡ) ﺇﺫ ﺑﻬﻢ ﺣﺮاﺳﺔ اﻟﺪﻳﻦ -
- ﻭﺳﻴﺎﺳﺔ اﻟﺪﻧﻴﺎ ﻭﺣﻔﻆ ﻣﻨﻬﺎﺝ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ ﻭﺗﻤﻜﻴﻨﻬﻢ ﻣﻦ اﻟﻌﻠﻢ ﻭاﻟﻌﻤﻞ ﻭﻗﺎﻝ اﻟﻔﻀﻴﻞ ﺑﻦ ﻋﻴﺎﺽ: ﻟﻮ ﻛﺎﻥ ﻟﻲ ﺩﻋﻮﺓ ﻣﺴﺘﺠﺎﺑﺔ ﻣﺎ ﺻﻴﺮﺗﻬﺎ ﺇﻻ ﻓﻲ اﻹﻣﺎﻡ ﻷﻧﻲ ﻟﻮ ﺟﻌﻠﺘﻬﺎ اﻟﻨﻔﺴﻲ ﻟﻢ ﺗﺠﺎﻭﺯﻧﻲ ﻭﻟﻮ ﺟﻌﻠﺘﻬﺎ ﻟﻪ ﻛﺎﻥ ﺻﻼﺡ اﻹﻣﺎﻡ ﺻﻼﺡ اﻟﻌﺒﺎﺩ ﻭاﻟﺒﻼﺩ (فيض القدير.ص ١٠١٢/ج٨)
_"jangan lah kalian mencaci maki atau menghina pemimpin atau wakil pemimpin meskipun mereka fajir (menyimpang), tapi doakan lah mereka agar supaya menjadi baik , karna kebaikan mereka adalah kebaikan kalian semua"_
karna berkat mereka agama dan politik dunia terlindungi ,dan menjaga metode / ruang bebas dakwah untuk ilmu dan amal orang muslimin.
imam fudail bin 'iyad berkata : _jikalau aku mempunyai doa yang mustajabah (terkabulkan) tidak akan aku gunakan kecuali untuk mendoakan pemimpin, karna kalau di gunakan untuk personal orang aku tidak akan mendapatkan nya, tapi kalau di gunakan untuk pemimpin maka pemimpin,rakyat,negara akan menjadi baik_
(kitab faidul qodir hal 1012 juz 8)
-Apa salah nya kita berdoa ?
-Apa manfaat nya kita mencaci?
Rasululloh shollallohu alaihi wasallam bersabda :
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ أَوْ قَالَ عَامِلِهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ
"Barangsiapa yang menunjukkan pada kebaikan, maka dia mendapatkan seperti pahala pelakunya, atau orang yang mengerjakannya". Abu Isa berkata (imam tirmidzi) ini hadits hasan shahih.
- kitab syarah sunan tirmidzi :
( من دل ) أي بالقول أو الفعل أو الإشارة أو الكتابة ( على خير ) أي علم أو عمل مما فيه أجر وثواب ( فله ) أي فللدال ( مثل أجر فاعله ) أي من غير أن ينقص من أجره شيء
Sabda nabi : " Barangsiapa yang menunjukkan " maksudnya, menunjukkan dengan ucapan, atau tindakan, atau isyarat atau tulisan." pada kebaikan" maksudnya, ilmu ataupun amalan-amalan yang di dalamnya terdapat balasan dan pahala." maka dia mendapatkan " maksudnya, orang yang menunjukkan." seperti pahala pelakunya " maksudnya, tanpa dikurangi dari pahalanya sedikitpun.
#dawuh_NU
#go_star
#pondok_pesantren_besuk

Komentar
Posting Komentar